Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Wilayah Hilir Katingan Paling Rawan Terjadinya Karhutla Musim Kemarau

  • Oleh Abdul Gofur
  • 13 April 2017 - 01:46 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Icing menilai bagian hilir sejauh ini paling rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau. Pasalnya, rata-rata lahan di sana adalah gambut tebal.

"Sejauh ini lahan yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan itu mulai dari Kasongan Kecamatan Katingan Hilir ke bawah (hilir), yaitu Kecamatan Tasik Payawan, Kamipang dan Kecamatan Mendawai," kata Kepala BPBD Katingan, Icing, Rabu (12/4/20170.

Selain bergambut tebal, sebagian besar desa-desa di wilayah ini juga masih belum bisa dijangkau menggunakan kendaraan darat. Sehingga saat terjadi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau, alat pemadam yang dapat masuk hanya mesin penyemprot portable.

"Kalau untuk mobil pemadam kebakaran hanya bisa sampai Desa Jahanjang. Sedangkan ke hilir lagi harus menggunakan transportasi sungai," katanya.

Kendala-kendala inilah yang akan menjadi tantangan tim pemadam saat musim kemarau. Untuk itu Icing meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini.

Adapun musim kemarau diprediksi berlangsung pada Juni, Juli, dan Agustus 2017. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru