Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kepulauan Sula Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Makna Dawen Papas Dahiang Bagi Suku Dayak

  • Oleh Naco
  • 29 April 2017 - 21:08 WIB

BORNEONEWS, Sampit ' Daun Sawang dianggap suci bagi masyarakat suku Dayak, bahkan sebagian besar digunakan oleh para peserta Sampit Etnik Karnaval, yang dipusatkan di Taman Kota Sampit, Sabtu (29/4/2017).

Dawen Papas Dahiang sebuah makna yang sangat mendalam dari hakekat daun sawang, di mana dalam kebudayaan suku Dayak daun tersebut merupakan tanaman yang suci. Maknsa daun ini diangkat oleh perwakilan SMAN 2 Sampit.

Puluhan siswa dengan baju khas suku Dayak membawa duan sawang dan sebagian diikat di atas kepala. Daun Sawang biasanya digunakan sebagai media untuk membuang segala macam hal buruk, kesialan dan sesuatu yang bersifat tidak baik didalam kehidupan manusia.

Dawen Papas Dahiang dibawa oleh pelajar ini melalui tarian daerah yang memaknai kalau suku Dayak harus menjadikan tanaman ini sebagai ciri khas yang patut dijadikan sebagai identitas daerah.

'Karena Dawen Papas Dahiang atau Daun Sawang biasa digunakan untuk membersih diri dari segala sesuatu yang tidak baik,' kata salah seorang perwakilan dari SMAN 2 Sampit ini menjelaskan makna dari daun tersebut.

Daun Sawang untuk membersihkan diri, Daun Sawang sudah menjadi ciri khas suku dayak bahkan setiap acara adat sering kali tokoh adat dan masyarakat adat memasangkan daun itu di atas ikat kepalnya.

Daun ini sendiri berbentuk memanjang dengan ciri khas warna hijau, hitam dan kemerah-merahan. (NACO/B-6)

Berita Terbaru