Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Indragiri Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ketua DAD Kalteng: Semua Pihak Harus Menahan Diri di Bumi Kalimantan

  • Oleh Rokim
  • 20 Mei 2017 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat ini di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat sedang digelar Pekan Gawai Dayak ke-32. Sebagai bentuk apresiasi, Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) juga mengirimkan perwakilan. Namun bersamaan dengan Pekan Gawai Dayak ini ada acara yang bersamaan yaitu aksi 205 umat muslim di Kalbar.

Menyikapi kondisi ini, Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran, S.Kom mengimbau semua pihak, baik itu peserta Pekan Gawai Dayak atau massa aksi muslim 205 bisa menahan diri. Kakak kandung Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran ini mengharapkan di momen yang bersamaan ini jangan sampai ada yang tersulut dan terprovokasi.

"Kita semua bersaudara walau berbeda suku dan kepercayaan. NKRI harga mati, harus dijaga dan dijunjung tinggi oleh masyarakat Kalimantan", tulis Agustiar Sabran kepada Borneonews.co.id, Sabtu (20/5/2017) malam ini.

Agustiar mengatakan bagaimana pun tema acara Pekan Gawai Dayak sendiri sangat mulia yaitu 'Dengan Semangat Gawai Dayak, Mari Tingkatkan Toleransi Dalam Keberagaman"

Tapi di sisi lain Agustiar mengimbau kepada aparat keamanan, khususnya kepada Polri dan TNI terus siaga. Bila ada yang berbuat onar, maka dia menyarankan aparat keamanan untuk menangkap provokatornya agar tidak terjadi percikan konflik.

"Saya yakin sepenuhnya Polri dan TNI mampu mencegah dan mengatasi potensi konflik di Kalbar hari ini. Saya dukung penuh aparat keamanan," tegasnya.

.

"Khusus untuk Kalteng, saya yakin sangat toleran, jangan mudah tersulut karena perbedaan kecil, kita jaga bersama bumi Pancasila dan NKRI. Jangan ada percikan sekecil apapun," tutupnya. (RO/B-6)

Berita Terbaru