Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Banyuwangi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sebelum Ditemukan Gantung Diri, Korban Sempat Hubungi Orang Ini

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 29 Juni 2017 - 22:21 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Rakuty (26), warga Jaan Tidar 4, Gang Kacer, No 636, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, karena persoalan rumah tangga.

"Dari keterangan adik korban, sebelum ditemukan tewas dia sempat menelpon istrinya. Disitu mereka ada cekcok," kata Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Samsul Bahri, Kamis (29/6/2017).

Dengan adanya pertengkaran tersebut, diduga kuat korban depresi sehingga nekat gantung diri menggunakan tali jemuran.

Kendati demikian, guna penyelidikan, pihak kepolisian mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum.

"Dilihat dari kasat mata, ada bekas jeratan tali di lehernya. Selain itu, tidak ada ditemukan bekas pukulan benda tumpul atau sabetan benda tajam. Tapi kami tetap visum," kata Bahri.

Peristiwa menggegerkan itu diketahui adiknya yang menemukan korban tewas gantung diri saat akan mematikan stop kontak mesin pompa air di samping kamar korban. Saat itu posisi kamar tidak ada pintunya dan hanya menggunakan horden.

Dia kaget melihat korban sudah dalam keadaan telungkup di atas ranjang dengan kondisi kepala terikat. Melihat hal itu, sang adik langsung mengambil pisau dan memutuskan tali tersebut. Setelah itu, dia pun langsung ke luar rumah dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri mengatakan, saat ini kasus tersebut masih didalami. Pihaknya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru