Disbudpar Kotawaringin Timur Agendakan Ritual Tiwah

  • Oleh Noor Annisa
  • 08 Agustus 2017 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin timur (Kotim) mengagendakan pelaksanaan ritual atau upacara tiwah yang selama ini dilakukan oleh kalangan umat Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah.

"Kita sudah anggarkan, namun masih menunggu kesiapan dari pihak keluarga yang melaksanakan tiwah, diperkirakan pada bulan November nanti," kata Kepala Bidang Sejarah Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Pungkal, Selasa (8/8/2017).

Kegiatan rencananya dilaksanakan di Desa Sebungsu, Kecamatan Tualan Hulu.

Upacara tiwah merupakan rukun kematian tingkat akhir suku Dayak agama Hindu Kaharingan, dengan tujuan mengantarkan roh menuju tempat asal bersama Sang Pencipta ke lewu tatau.

Upacara adat tiwah sejauh ini jarang dilakukan, karena ritual untuk kematian seseorang tersebut saat ini dilakukan jika ada event besar, khususnya kegiatan seni dan budaya serta acara keagamaan.

Untuk menjaga kelestarian kebudayaan, Pemerintah daerah mendukung kegiata tiwah sebagai peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan.

"Kita instansi terkait biasanya mengadakan bantuan berupa hewan dan sembako untuk pelaksanaan kegiatan tiwah," tandas Pungkal. (NOOR ANNISA/B-5)

Berita Terbaru