Software Monitoring dan Evaluasi Pemenangan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Cinta Sungai, Warga Pontianak Gelar Lomba di Atas Paret

  • Oleh Nazir Amin
  • 24 Agustus 2017 - 07:16 WIB

BORNEONEWS, Pontianak - Ini cara warga lingkungan RW 026, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengisi rangkaian perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Mereka menggelar pesta rakyat yang unik: Lomba di atas Paret. Beragam aktivitas dilombakan di atas sungai, mulai makan kerupuk, sampai renang.

Kegiatan lomba renang pakai ban dan makan kerupuk di Sungai Putat itu sekalian mengajak secara langsung warga, baik bapak-bapak, ibu-ibu, remaja, dan anak-anak, untuk bersama merawat paret dan menjaganya dari intervensi apapun, kata Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP), Syamhudi dalam rilis, yang diterima Borneonews, Kamis (24/8/2017).

Syamhudi menyebutkan, dalam rangkaian kegiatan berlangsung sejak Minggu 21 Agustus 2017 hingga hari ini, warga pesta di atas paret. Paret adalah bahasa daerah Pontianak, anak sungai. Kota Pontianak berjuluk kota seribu paret.

Sore itu di sebuah bantaran paret, ratusan warga membentuk barisan. Mulai anak kecil, anak muda, hingga orang dewasa berjajar di pinggiran paret, di Sungai Putat, di lingkungan RW 026, Kelurahan Siantan Hilir.

Pesta rakyat yang mereka gelar di atas paret. Tujuannya jelas, supaya masyarakat sadar akan pentingnya paret untuk kehidupan. Karena air paret digunakan untuk MCK. Oleh sebab itu, paret wajib dijaga. Dipelihara. Tidak sekadar dan alakadar. Tidak hanya teori, namun praktik yang dibutuhkan di masyarakat.

Camat Pontianak Utara, Aulia Candra bangga pada kegiatan warganya. Permainan dan atau perlombaan di atas paret ini baru pertama kali diadakan di Kota Pontianak. Karena itu, unik, dan membawa keceriaan kepada masyarakat setempat. "Sekali lagi saya dibuat bangga dengan kreativitas lomba kayuh bannya."

Camat Aulia Candra menjelaskan, yang lebih membanggakan lagi, kegiatan ini benar-benar dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Ia berharap, kegiatan yang digelar di atas paret ini dapat memotivasi masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara sungainya.

"Semakin beragam aktivitas positif yang dapat dikaksanakan masyarakat di paret. Maka akan tambah kecintaannya terhadap paret," katanya.

Camat berharap, kegiatan pesta di atas paret ini bisa berlanjut setiap tahun. Dan juga semoga muncul ide-ide kreatif lainnya untuk menyatukan hati masyarakat dengan paretnya. "Merdeka Negeriku, Merdeka Paretku." (Kreasi Sungai Putat/KSP/N).

Berita Terbaru