UGM Riset Pahlawan Lokal : Perkuat Identitas Sukamara

  • 12 Juli 2014 - 00:50 WIB

KERANGKA jasad Legong dan 21 pahlawan pejuang kemerdekaan RI asal Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, telah dipindahkebumikan kembali dari Pangkalan Bun ke tanah kelahirannya, November tahun lalu.

Namun, pemakaman kembali pahlawan-pahlawan Bumi Gawi Barinjam di Taman Makam Pahlawan Bumi Loka, itu dirasa belum menjawab kebutuhan akan identitas yang kokoh bagi daerah setempat.

“Dua belas tahun Sukamara (menjadi kabupaten), pijakan terkait identitas, tidak jelas,” tutur Muhamad Sulhan, peneliti dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (7/7) malam, saat berkunjung ke Redaksi Borneonews, di Pangkalan Bun.

Identitas daerah yang kuat inilah yang menjadi latar belakang doktor kelahiran Sukamara itu bersama Profesor Nunung Prajarto dan Dian Arymami, seorang kandidat doktor ilmu budaya UGM, meneliti pahlawan lokal Sukamara.

Sulhan menuturkan, demi memperkuat identitas Kabupaten Sukamara,  out put  yang ingin dihasilkan dari penelitiannya bukan sekadar publikasi. Ia berharap, hasil riset ini kelak menjadi bagian yang dapat diajarkan dalam kurikulum muatan lokal. Untuk itulah, penelitian ini akan ditindaklanjuti dengan penelitian berikutnya.

“Pada 2014 penelitian sejarah kepahlawanan. Tahun 2015 penelitian sejarah kabupaten, sehingga 2016 bisa masuk dalam muatan lokal,” tutur pria kelahiran Sukamara 40 tahun silam ini.

Sekretaris Jurusan Komunikasi UGM Yogyakarta ini menjelaskan, perjalanan riset yang mereka lakukan telah sampai pada tahap pendalaman dan pengayaan data. Setelah beberapa kali bolak-balik, Sukamara-Yogyakarta, akhir pekan lalu pihaknya melakukan <>focus group discussion (FGD) kedua, dengan sejumlah keluarga dan keturunan para pejuang lokal Sukamara.

November mendatang, Sulhan menargetkan laporan tulisan riset ini bisa selesai dan terpublikasi. Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan 2014, ia berharap bisa melaunching hasil penelitiannya di Sukamara dan Pangkalan Bun. (Baz/B-1).


TAGS:

Berita Terbaru