Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seram Bagian Timur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Rela Menyelam Selamatkan Kucing Anggora Kesayangannya

  • Oleh Koko Sulistyo
  • 30 Oktober 2017 - 19:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kecintaanya terhadap hewan peliharaannya mengalahkan rasa takut pemuda asal Pontianak, Kalimantan Barat ini, ia rela menyelam menyelamatkan kucing anggora kesayangannya yang telah ia pelihara sejak kecil.

Pemuda yang baru menyelesaikan pendidikan kesarjanaannya di fakultas Hukum, Universitas Janabadra, Yogyakarta ini, merupakan salah satu penumpang selamat dalam tragedi terbakarnya Kapal Dharma Kencana II di 20 Mil dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, tepatnya di posisi 05'04'08"S 109'53'97"E sekitar 47 mil utara Karimunjawa menuju arah Kalimantan, sekitar pukul 04.45 WIB, Minggu (29/10/2017).

Dialah Jefri Setiara Bagas, saat ia menceritakan pengalaman terburuk dalam hidupnya itu, pemuda bertato di lengan kanannya sesekali mengelus kucing anggora yang berbulu lebat dan berwarna kuning cerah yang ia beri nama Kunyis.

Menurutnya, saat itu jam sudah menunjukan pukul 04.45 WIB, sampai subuh ia tidak tahu kenapa matanya tak mau terpejam barang sejenak, iapun bermaksud ingin membeli kopi di cafetaria, kucing kesayangannya ia bawa dalam kandang mungilnya, belum lagi kopi selesai di bikinkan ia mendengar ada teriakan kebakaran di bagian belakang kapal. Mendengar ada kebakaran ia berlari dengan membawa kucing kesayangannya.

Sesampai di pintu darurat, ia diberi pelampung jaket oleh para ABK yang sibuk mengarahkan penumpang ke sekoci. Saat itu ia diinstruksikan oleh ABK untuk terjun dan tanpa pikir panjang ia menerjunkan diri ke laut, sementara kandang kucingnya sudah terlebih dahulu ia ceburkan. Ia tak lupa membuka kunci kandang kucingnya.

Di tengah lautan ia melihat kucingnya muncul ke permukaan sudah terlepas dari kandangnya dan perlahan tenggelam, tanpa pikir panjang Jefri segera menyelam dan meraih kucing kesayangannya dan mendekapnya dengan erat hingga ia berhasil naik ke sekoci. "Saya pelihara kucing ini dari kecil, jadi saya sangat sayang, saat melihat ia tenggelam saya tanpa berpikir panjang segera menyelan dan meraihnya," ujar Jefri.

Hanya kucing kesayangannya yang berhasil ia selamatkan sementara pakaian dan ijazah sekolahnya dari SD hingga ijazah Sarjana ia duga sudah habis terbakar di kapal. Namun sedikit pun ia tak menyesal, sudah diberi keselamatan dalam musibah tersebut membuatnya sudah bersyukur.

Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah juga menyempatkan berbincang dengan Jefri, bahkan orang nomor satu di Kobar itu sesekali mengelus kucing anggora yang bermanja ria di pangkuan tuannya. Rencananya, Jefri hari itu juga akan pulang ke Pontianak menggunakan bis yang sudah disediakan oleh Dharma Lautan Utama (DLU). (KOKO SULISTYO/B-8)

Berita Terbaru