Panwaslu Lamandau Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 16 November 2017 - 13:56 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Lamandau melaksanakan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif, Kamis (16/11/2017).

Sosialisasi ini digelar di aula Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamandau dengan menyajikan tiga pemateri.

Hadir dalam kegiatan itu puluhan peserta dari berbagai perwakilan organisasi masyarakat sipil serta perwakilan pelajar yang masuk kategori pemilih pemula.

Ketua Panwaslu Lamandau, Bedi Dahaban menyebut sosialisasi ini merupakan amanat UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 448 ayat 1 disebutkan bahwa penyelenggaraan pemilu harus berlangsung dengan partisipasi masyarakat.

"Artinya pemilu harus diawasi semua pihak agar pelaksanaannya berlangsung LUBER Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil), serta bersih, transparan dan berintegritas dari sisi penyelanggaannya maupun dari penyelenggaranya," katanya.

Dia menyebut Panwaslu atau Bawaslu sebagai salah satu bagian dari lembaga penyelenggara pemilu selain KPU dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu,

Dimana mereka berkewajiban untuk menciptakan iklim pemilu yang berkualitas, sehingga sosialisasi pemilu partisipatif yang digelar kala itu dinilainya sebagai salah satu bentuk upaya panwaslu Lamandau dalam menciptakan iklim pemilu yang dicita-citakan.

Sementara itu komisioner Panwaslu Lamandau, Endah Astuti Ningsih kala itu memaparkan berbagai hal tentang alasan lain yang mendasari tentang pentingnya pemilu berlangsung dengan partisipasi masyarakat.

Dalam penyampaian yang cukup komunikatif serta diselingi berbagai bentuk permainan, Endah menyebut bahwa pemilu adalah salah satu perwujudan dari kedaulan masyarakat, sehingga sangat disayangkan jika pemilu berlangsung tanpa adanya partisipasi maksimal dari masyarakat.

(HENDI NURFALAH/B-6)

Berita Terbaru