Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sumba Barat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kasus Pertama Gigitan Anjing Rabies 2018 Terjadi di Desa Pasir Panjang

  • Oleh Wahyu Krida
  • 26 Januari 2018 - 12:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), selama Januari 2018 telah terjadi satu kasus gigitan anjing positif rabies.

Anjing itu menggigit warga Trans LIK, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan pada 8 Januari lalu.

Saat ini, anjing itu telah ditangkap dan dieleminasi serta otaknya dikirim ke Laboratorium Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Regional V Banjarbaru di Palangka Raya. Ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa anjing itu positif rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Disnakkeswan Kobar Haryo Prabowo, Jumat (26/1/2018), menyebutkan bahwa sebagai langkah antisipasi atau mencegah penyebaran rabies, pihaknya telah melakukan vaksinasi.

"Selain di Desa Pasir Panjang yang telah mendapatkan lebih dari 100 vaksinasi rabies pada anjing peliharaan warga, beberapa hari lalu di Kelurahan Madurejo juga telah kita lakukan vaksinasi pada 50 ekor anjing," sebutnya.

Menurut Haryo, berdasarkan catatan Disnakkeswan, vaksinasi anjing dilakukan secara menyeluruh di semua kecamatan di Kobar. Namun, jangka waktunya masih belum sampai setahun.

"Masalah yang sering ditemui petugas di lapangan yakni adanya anjing liar tanpa pemilik. Sehingga petugas kesulitan melakukan vaksin. Ini merupakan hal yang membahayakan," sebutnya. (WAHYU KRIDA/B-3)

Berita Terbaru