2 Tahun DPO, Penganiaya Kapolsek Katingan Hulu Akhirnya Ditembak Mati!

  • Oleh Abdul Gofur
  • 08 Februari 2018 - 14:46 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Pelaku penganiayaan dengan kekerasan terhadap Kapolsek Katingan Hilu AKP Abdul Karim dan seorang anggotanya Bripda Krisandi pada 26 Nopember 2016 lalu akhirnya ditembak mati, Kamis (8/22018) pukul 04.30 WIB.

Tim operasional gabungan dari Polres Katingan dan Intelmob Polda Kalteng yang dipimpin Ipda Firman Ernanto melumpuhkan pelaku Ruviansyah alias Lawan Bin Amerika, pelaku tindak pidana penganiayaan berat (Anirat) yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) pihak Polres Katingan sejak dua tahun ini.

Lawan bin Amerika itu akhirnya tewas saat digerebek di kediaman Tada, di Desa Sebaung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) subuh tadi.

Menurut informasi yang dikumpulkan borneonews.co.id, dinihari tadi tim gabungan Res Katingan dan Intelmob Polda Kalteng yang dipimpin Ipda Firman Ernanto dan didampingi Kapolsek Antang Kalang beserta anggota melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap para pelaku.

Didapatkan informasi tentang keberadaan pelaku di TKP.  Kemudian tim gabungan melakukan penggerebekan di TKP,  namun pada saat diamankan pelaku melawan dengan menggunakan satu buah senjata tajam jenis pisau dan melukai seorang personel tim gabungan bernama Brigpol Bambang Mulyono.

Akibatnya Brigpol Bambang menderita luka ringan akibat sabetan pisau di tumit kaki sebelah kiri.

Kemudian tim gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku sehingga pelaku meninggal dunia di TKP.

Kapolees Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha membenarkan kejadian ini. "Benar. Besok siang press realese di polres," ujar Kapolres Ivan melalui pesan singkatnya WA siang ini. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru