Penembakan DPO Penganiaya Kapolsek Katingan Hulu Gegerkan Warga Tumbang Kalang

  • Oleh Naco
  • 08 Februari 2018 - 17:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Rivuansyah alias Lawan, DPO pelaku penganiayaan berat terhadap Kapolsek Katingan Hulu dan anak buahnya, tewas setelah terima timah panas petugas, rupanya cukup menggegerkan warga di Tumbang Kalang.

Hal ini disampaikan Hardy P Hadi, tokoh warga Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kamis (8/2/2018)

Lawan tewas di kediaman keluarganya. Petugas gabungan dari Polres Katingan dan Polsek Antang Kalang membekuknya di kediaman keluarganya tersebut.

Penangkapan tersebut cukup mengejutkan warga sekitar pasalnya saat kejadian itu ada acara di Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang tersebut.

"Terkejut juga saat itu setelah dengar suara tembakan keras beberapa kali," kata Hardy menerangkan, kepada Borneonews.co.id.

Saat penyergapan, menurut Hardy, Lawan sedang tidur, akan tetapi seperti apa kronologisnya selanjutnya hingga ia ditembak sampai tewas Hardy mengaku tidak mengetahui secara persis. 

"Namun saat itu ia sedang tidur, akan tetapi apakah ada perlawanan atau tidak saya kurang tahu, namun warga sempat ramai ke TKP saat dengar suara tembakan itu," tukas mantan Kepala Desa Tumbang Kalang tersebut. 

Warga Desa Penda Tenggaring, Kecamatan Katingan Hulu ini merupakan warga asal setempat.

Bahkan orangtuanya berasal dari Antang Kalang sehingga usai ia terlibat penganiayaan kapolsek, Lawan bersembunyi di kampung asalnya itu. 

"Jadi dia ada di Tumbang Kalang karena memang banyak keluarganya di sini, sudah lama dia tinggal di Tumbang Kalang, bahkan ia kerja di sini, sehari-hari baik saja orangnya," ucapnya.(NACO/B-5)

Berita Terbaru