Kelompok Tani Dayak Misik Portal Areal PT NSP 

  • Oleh Naco
  • 12 Maret 2018 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan warga dari beberapa desa di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang tergabung dalam Kelompok Tani Dayak Misik melakukan aksi pemortalan di areal perusahaan di PT Nusantara Sawit Persada (NSP) Senin (12/3/2018) ini.

Pemortalan dijaga ketat anggota Polres Kotim. Mereka menuntut agar perusahaan memberikan plasma kepada warga setempat. Terutama melalui kebun PT NSP yang dinilai berada di areal luar hak guna usaha (HGU).

Kapolres Kotim melalui Kabag Ops AKP Boni Ariefianto yang ada di lokasi kegiatan mengatakan, pihaknya mengamankan jalannya aksi itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terutama yang merugikan masyarajat dari Kelompok Tani Dayak Misik.

Di mana setelah warga memortal jalan perusahaan tersebut antara perusahaan dan Kelompok Tani Dayak Misik beserta jajaran dari Pemkab Kotim menyepakati agar masalah tersebut dimediasi di aula kecamatan Kota Besi.

"Hasil mediasi nanti yang akan jadi keputusan dan langkah tindak lanjut berikutnya, untuk situasi berlangsung kondusif, kami menjaga situasi agar jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawan mengatasnamakan dirinya sebagai kelompok tani Dayak Misik," kata Boni, Senin (12/3/2018).

Meskipun awalnya warga sempat menolak melakukan mediasi namun melalui dialog di lapangan akhirnya mereka menyepakati. "Jangan lagi mediasi tidak ada kejelasan seperti ini," teriak warga.

Situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif. Sebagian warga akhirnya melepaskan portal mereka dan menuju ke kantor Kecamatan Kota Besi. (NACO/B-5)

Berita Terbaru