Kadishut: Terjadi Kebakaran, Orang Pertama Saya Tangkap adalah Kepala KPH

  • Oleh M. Muchlas Roziqin
  • 14 Maret 2018 - 02:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sri Suwanto tegas mewanti kepada seluruh Kepala kesatuan pengelolaan hutan (KPH) terkait tugasnya mengantisipasi kebakaran hutan.

Ada 18 KPH telah definitif di Kalteng, dari 33 KPH yang terbentuk di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini. Apabila ada satu kawasan hutan luput dari pengawasan, orang pertama yang dicopot adalah Kepala KPH-nya.

“Apabila di situ ada terjadi kebakaran, orang yang pertama saya tangkap sendiri adalah Kepala KPH. Karena disitu letak tugasnya, yaitu menjaga wilayah hutan itu dari bahaya kebakaran. Karena itu, KPH ini harus mempunyai pasukan berkualitas,” tegas Sri, Selasa (13/3/2018).

Apalagi, lanjut Sri, hampir semua KPH saat ini sudah dibekali mobil operasional dengan kualifikasi double gardan. Ia mengucapkan terimaksih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memberikan bantuan kendaraan operasional tersebut.

“Dengan operasional ini, saya harap tidak ada keluhan lagi dalam melaksanakan tugas, tetapi semangat dan tidak membawa aura negatif dan suka mengeluh. Dedikasi dan loyalitas itu penting,” tandasnya. (ROZIQIN/B-2)

Berita Terbaru