Sawit Sumbermas Sarana Yakin Target Kenaikan Pendapatan Tercapai

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 14 Maret 2018 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menurunnya permintaan minyak sawit mentah (CPO) di pasar global sudah disadari pelaku usaha sawit dalam negeri dan telah diatur strategi bisnis agar penurunan harga dan permintaan tidak menggerus pendapatan perusahaan. 

"Salah satu faktor yang digunakan sebagai dasar perhitungan pendapatan adalah penurunan harga CPO," kata Head of Corporate Secretary PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, Swasti Kartikaningtyas, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Namun, pelemahan harga dan permintaan CPO saat ini belum mengubah rencana perusahaan dengan kode emiten SSMS ini pada 2018. "Perseroan tetap yakin target kenaikan pendapatan sebesar 15% pada 2018 bakal tercapai," ujar Swasti. 

Apalagi pada tahun lalu, penjualan SSMS melampaui target. Pendapatan SSMS hingga September 2017, katanya, naik 120,3% dari tahun sebelumnya menjadi Rp631,5 miliar.

Dengan kondisi seperti sekarang ini, menurut Swasti, pihaknya belum bisa optimistis target yang ditetapkan akan terlampaui. 

"Kami tidak berharap lebih untuk bisa melampaui target. Untuk mengejar target, tahun ini SSMS akan tetap mengandalkan pasar ekspor CPO meski pasar domestik juga menjadi tumpuan," pungkasnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru