Ketua DPRD Kobar dan Kadisperindangkop Cek Swalayan Pastikan Produk Makarel Bercacing Tidak Diedarkan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 02 April 2018 - 17:56 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna memastikan produk ikan makarel yang mengandung cacing tidak beredar di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Ketua DPRD Triyanto, Anggota DPRD Sri Lestari bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Jahotler Lumban Gaol melakukan pengecekan kebeberapa swalayan, Senin (2/4/2018).

Tiga lokasi yang dilakukan kegiatan pengecekan adalah Borneo Swalayan Jalan H.M Rafii, Hypermart dan gudang distributor makarel dari PT Tiga Raksa Satria Jalan Pasanah.

Dari hasil pengecekan tersebut diketahui bahwa merk makarel kalengan yang termasuk dalam daftar yang dikeluarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengandung cacing, telah ditarik oleh masing-masing pemilik toko swalayan dan tidak terdapat dalam rak pajangan.

"Sementara ini kita belum mendapatkan produk makarel yang masuk dalam list BPOM sudah ditarik. Kita hanya meyakinkan bahwa edaran yang dikeluarkan BPOM dipatuhi oleh pihak agen, grosir dan pedagang yang menjual produk tersebut," jelas Triyanto.

Selain itu dirinya mengapresiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM yang cepat mengeluarkan edaran pada agen, grosir dan pedagang agar segera menarik produk makarel itu.

"Bukan hanya produk makarel yang mengandung cacing saja yang perlu menjadi perhatian. Tetapi masa edar  produk makanan yang dijual juga turut menjadi perhatian. Jangan sampai makanan yang sudah atau menjelang kadaluarsa masih dipajang di rak jual," jelasnya.

Sudah Ditarik

Terkait makarel yang memgandung cacing sesuai daftar yang dikeluarkan BPOM, pihak Hypermart mengaku sudah melakukan penarikan stok makarel kalengan pasca diumumkannya daftar tersebut.

Menurut Division Manager Groceries Hypermart Pangkalan Bun Bambang S Wibowo selain daftar yang dikeluarkan oleh BPOM, perusahaan yang mengeluarkan produk tersebut juga mengirimkan surat agar segera melakuka  penarikan barang.

"Kita juga menerima permintaan maaf dari perusahaan yang mengeluarkan produk makarel ABC. Dalam surat tersebut mereka meminta agar barang segera ditarik dan diamankan, sehingga tidak sempat dibeli warga. Sekitar seminggu lalu produk makarel sudah kita turunkan dari rak jual," jelasnya.

Kemudian perwakilan PT Tiga Raksa Satria, Faturahman mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan penarikan produk makarel yang sudah beredar hingga ke toko kecil.

Berita Terbaru