Upaya Penyelundupan 8 Meter Kubik Kayu Ilegal Berhasil Digagalkan

  • Oleh Ramadani
  • 17 April 2018 - 02:20 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh– Jajaran Polres Barito Utara menggagalkan upaya penyelundupan kayu tanpa dokumen. Ada 8 meter kubik kayu ilegal yang berhasil diamankan dari tangan RD, warga Desa Jambu, Kecamatan Teweh Baru.

Kayu itu diamankan pada Minggu (15/4/2018) sekitar pukul 01.30 WIB di Km 12, jalan Muara Teweh-Banjarmasin.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Samsul Bahri mewakili Kapolres mengatakan, 8 meter kubik kayu ilegal tersebut diamankan saat petugas menghentikan sebuah truk mencurigakan dengan nomor polisi AA 1307 KD. Truk itu dikemudikan RD.

Saat dihentikan, polisi mendapati puluhan potong kayu olahan dengan berbagai ukuran di dalam bak truk.

Kemudian petugas menanyakan kelengkapan dokumen kepada RD. Namun yang bersangkutan tidak bisa menunjukan. Kepada petugas, RD mengaku kayu itu akan dibawa ke Desa Patas, Kabupaten Barito Selatan.

 

“RD tidak dapat menunjukan kelengkapan dokume kayu. Sehingga RD kita amankan beserta barang bukti ke Polres Barito Utara untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Samsul Bahri, Senin (16/4/2018).

Ia menuturkan, RD merupakan pemain lama dalam kasus illegal logging. Sebab dalam sebulan dia bisa mengirim kayu ilegal dya sampai tiga kali.

"Kepada tersangka RD kami sangkakan Pasal 83, Ayat 1, UU No 18 Tahun 2013, dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun." (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru