Saksi Kasus Penipuan Pembiayaan Perumahan Dua Kali Mangkir dari Persidangan

  • Oleh Naco
  • 17 April 2018 - 01:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit meminta JPU Kejari Kotim untuk kembali memanggil saksi dalam kasus penipuan pembiayaan perumahan dengan terdakwa Yoris Adi Saputra dan Hasan Maulana.

"Panggil lagi saksinya, panggil sekali lagi. Kami beri kesempatan jaksa untuk memanggilnya lagi," kata Ketua Majelis Hakim Ega Shaktiana, Senin (16/4/2018).

Rencananya sidang akan mendengarkan keterangan saksi dari konsumen perumahan. Bahkan sudah dua kali jaksa memanggil, mereka juga tidak hadir sehingga sidang kembali ditunda.

Belasan saksi sudah diperiksa dalam kasus yang merugikan pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Sampit sekitar Rp 33,15 miliar untuk membiayai perumahan PT Adhi Karya Property dengan direktur utama Darto (DPO).

Meski demikian kedua terdakwa yang merupakan mantan pegawai BSM itu tidak keberatan.

"Sidang kita tunda satu pekan lagi. Usahakan saksi bisa hadir pekan depan," tegas hakim.

Saksi yang sudah dipanggil berasal dari pegawai BSM, konsumen perumahan PT AKP, notaris, hingga auditor dan pegawai BSM Banjarmasin. Namun demikian masih banyak saksi yang belum diperiksa dalam perkara tersebut.(NACO/B-11)

Berita Terbaru