Ini Berbagai Lomba dalam Festival Budaya di HUT Kalteng

  • Oleh M. Muchlas Roziqin
  • 02 Mei 2018 - 11:54 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2018 resmi dibuka resmi siang ini, Rabu (2/5/2018). Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang akan langung menarik bendera start untuk pawai budaya yang menandai dibukanya FBIM di Kuala Kapuas.

Sedikitnya 20 lomba yang digelar untuk memeriahkan hari Jadi Kalteng ini, dimana lomba-lomba ini antara lain permainan tradisional yang diangkat dari kearifan lokal masyarakat adat Kalteng turun temurun.

Sedangkan  untuk Pawai Budaya, diikuti oleh peserta dari Kabupaten dan Kota se-Kalteng, dengan masing-masing daerah membawa masing-masing kebudayaannya untuk ditampilkan.

Perlombaan yang tampil di ajang FBIM yang bisa disaksikan wisatawan lokal maupun mancanegara ini antara lain pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata, Karnaval Budaya, Sepak Sawut, Tari daerah pesisir, jukung tradisonal (dayung), Maneweng, Manetek, dan Manyila Kayu.

Kemudian Mangenta, Balogo, Manyipet, ukir patung (ekshibisi), ukir talawang (ekshibisi), lagu daerah putra-putri, Besei Kambe, Malamang, Habayang, Mangaruhi, Mamasak (Sukup Simpan), Lawang Sakepeng, Karungut putra-putri, dan Jukung Hias.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menargetkan 20 ribu wisatawan domestik dan 500 wisatawan mancanegara untuk melihat atraksi di Festival Budaya Kalteng ini selama 2-6 Mei 2018. Termasuk gelaran Kalteng Quality Expo yang digelar bersamaan.

“Kita berharap setiap tahun semakin meningkat baik dari kepesertaan maupun kualitas penyelenggaraan. Untuk mengenalkan wisata budaya Kalteng ke pentas nasional maupun internasional,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

FBIM tahun ini mengusung tema ‘Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah’. Festival ini sebagai upaya mendukung Visi dan Misi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Said Ismail. (ROZIQIN/B-2)

Berita Terbaru