Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Bontang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Klarifikasi PT Indomuro Kencana Soal Pemortalan Jalan oleh Warga yang Ditolak Melamar Kerja

  • Oleh Trisno
  • 05 Mei 2018 - 07:50 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Terkait aksi pemortalan jalan oleh dua warga Desa Mangkahui Kecamatan Murung di akses operasional PT Indomuro Kencana (IMK) manajemen PT IMK memberikan klarifikasinya.

Dimana melalui Cakrawan, perwakilan manajemen PT IMK kepada sejumlah awak media mengungkapkan bahwa benar telah ada aksi pemortalan yang di wiayah operasional PT IMK.

Bahkan dalam kurun waktu beberapa pekan ini, sudah tiga kali terjadi aksi pemortalan yang dilakukan oleh dua orang warga Mangkahui bernama Atul dan Lika.

Permotalan itu buntut dari pemohonan kedua warga untuk bisa diterima bekerja sebagai karyawan di PT IMK.

“Memang kedua warga tersebut ingin bekrja di PT IMK, namun belum bisa diterima karena memang skill kedua warga tersebut belum dibutuhkan, dan saat ini PT IMK hanya mencari skill PC dan HDT,” tuturnya.

Mungkin kedua warga tersebut tidak menerima penjelasan yang disampaikan sehingga terkesan memaksakan kehendaknya dengan melakukan aksi pemortalan.

Namun Cakrawan menegaskan, tidak akan mengakomidir apabila cara-cara yang dilakukan untuk mendapatkan pekerjaan ada unsur paksaan atau intimidasi.

Dirinya mengatakan, IMK serius dalam memberdayakan pekerja yang berasal dar desa desa binaan dan pekrja lokal. Namun tentu tidak bisa dipaksakan apabila kebutuhan pekerja menggunakan skill tertentu tidak tersedia di sekitar wilayah perusahaan.

“Ya kalau boleh memilih, manajemen perusahaan lebih memprioritaskan pekerja lokal, karena dari sisi biaya lebih hemat, namun apa boleh buat ktika dimina skill tertentu namun tidak tersedia,” tuturnya.

Diungkapkan juga, kalau IMK tetap berkomtimen menjalankan aturan terkait persentase pekrja lokal dan non lokal.

Berita Terbaru