Stok Darah Menipis, PMI Kotim Buka Pelayanan Usai Salat Tarawih

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 05 Juni 2018 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Memasuki hari ke 20 bulan Ramadan, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menipis. Terkait itu, petugas meminta kepada masyarakat untuk kerelaan mendonorkan darahnya. 

"Stok darah memang masih ada, namun sudah mulai menipis," kata Kepala UTD PMI Kotim, Yuendri Irawanto, Selasa (5/6/2018). 

Dia merincikan, stok darah yang paling sedikit yakni golongan AB hanya tersisa delapan kantong. Kemudian, golongan A sebanyak 15 kantong, B ada 39 kantong, dan golongan darah O sebanyak 29 kantong. 

Junlah tersebut dinilai sedikit. Apalagi pada saat Ramadan seperti ini, sedikit masyarakat yang mendonorkan darahnya. Bahkan menurun drastis dari hari biasanya. 

Kalau hari biasa, bisa sampai 10 orang hingga lebih pendonor dalam sehari. Namun, saat Ramadan menurun drastis, bahkan dalam sehari ada yang hanya satu pendonor. 

"Kami meminta kepada masyarakat untuk keikhlasan hatinya mendonorkan darah, kalau tidak berani saat berpuasa, kami membuka pelayanan pada malam hari usai salat tarawih," kata Yuendri. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan terobosan di bulan Ramadan dengan mengundang jemaah dari beberapa masjid, untuk menyumbang darah pada 6 - 13 Juni, sejak pukul 19.30 - 22. 30 WIB. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 

Berita Terbaru