Tuntut Haknya, Karyawan Proyek dan Warga Ngeluruk ke Pertamina

  • Oleh Naco
  • 13 Juni 2018 - 08:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Karyawan proyek Pertamina dan warga setempat ngeluruk ke Pertamina. Aksi tersebut mereka lakukan menuntut hak mereka karena jelang hari H lebaran Idul Fitri ini apa yang jadi hak mereka tidak dibayar.

Menurut anggota DPRD Kotim, Dadang H Syamsu, Rabu (13/6/2018) yang ikut menenangkan warga pada Selasa (12/6/2018) malam itu, ada dua kelompok warga yang datang ke Pertamina.

Sekitar ratusan orang dari pekerja proyek dan kelompok lainnya dari warga setempat. Untuk warga menuntut kepedulian dari Pertamina yang berada di wilayah Kecamatan Baamang tersebut.

Malam itu juga apa yang jadi tuntutan warga sudah disepakati oleh pihak Pertamina. Sementara untuk karyawan masih menunggu keputusan dari perusahaan yang memberikan kerja.

"Kewajiban perusahaan yang memberikan kerja untuk memberikan hak karyawannya salah satunya tunjangan hari raya (THR)," tegas pria yang tinggal di lokasi sekitar.

Maka dari itu, Dadang mendesak agar pemberi kerja memberikan hak para karyawannya mengingat itu sudah jadi kewajibannya.

Ia mengaku cukup prihatin karena banyak karyawan yang tidak mengetahui apa saja yang seharusnya mereka dapatkan dari pemberi kerja. Saat aksi itu terjadi baru terbongkar ternyata mereka belum dapat THR. (NACO/B-2)

Berita Terbaru