Pemerintah Harus Tegas Terhadap ASN Tambah Hari Libur

  • Oleh Testi Priscilla
  • 13 Juni 2018 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya- Cuti bersama Lebaran tahun ini sangat panjang, yakni selama 10 hari. Belum lagi ditambah dengan tanggal merah, Sabtu dan Minggu yang memang hari libur bagi ASN.

Panjangnya waktu libur diharapkan tidak membuat ASN terlena. Karenanya pemerintah diminta tegas kepada ASN yang menambah libur setelah cuti panjang ini.

"Itu kan sudah ada edarannya. Jadi bila melebihi batas waktu yang telah ditentukan berarti itu melanggar dan harus ada ketegasan dari pemerintah kota maupun inspektorat atau BKPP," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Sugianor, Rabu (13/6/2017).

Menurut Sugianor, sanksi yang diberikan bisa beraneka ragam, tentu disesuaikan dengan jenis pelanggarannya.

"Sanksi kan bisa mulai dari teguran hingga pemecatan. Mungkin pihak BKPP atau Inspektorat yang lebih mengetahui aturan sanksi tersebut," katanya.

Oleh sebab itu, Sugianor berharap ada kesadaran dari para ASN, terutama dalam membangun rasa tanggung jawab sebagai perangkat aparatur negara.

"Intinya waktu cuti selama 10 hari sudah cukup, bila menambah waktu libur, kasihan masyarakat yang membutuhkan pelayanan," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)

Berita Terbaru