Pawang Dari Berbagai Daerah Berdatangan Untuk Menolong Rizky Ahmad

  • Oleh Budi Yulianto
  • 10 Juli 2018 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya- Sejumlah pawang dari berbagai daerah berdatangan menolong Rizky Ahmad, 19, asal Kota Palangka Raya, yang telah dinyatakan meninggal dunia sejak Senin (9/7/2018), akibat digigit ulang king cobra peliharaannya.

Tidak hanya dari Kalteng, pawang yang datang ada dari provinsi lain. Mereka hadir  membantu dengan ikhlas meskipun tanpa diundang. 

Kedatangan mereka tidak lama sejak pemuda 19 tahun itu diyakini pihak keluarga masih memiliki tanda kehidupan. Tanda itu didapat lantaran saat hendak dimandikan pada Senin (9/7/2018), tubuh korban terasa hangat dan mengeluarkan keringat.

Niat memandikan pun diurungkan. Malamnya, pawang berdatangan. Kemudian dilakukan ritual 'tawar bisa' atau membuang bisa cobra dari dalam tubuhnya.

"Yang melakukan ritual ada dari Kalteng, Kalsel, Kalbar, dan Pulau Jawa. Mereka datang sendiri membantu, tanpa diundang," kata paman Rizky, Tri Mulyadi, Selasa (10/7/2018).

Ia menuturkan, dalam proses ritual, semua pawang menyebut tidak boleh di dalam rumah. Ular king cobra yang mematuknya juga sempat disandingkan dengan tubuh Rizky Ahmad saat proses ritual berlangsung malam hari.

Bahkan, ular dikabarkan sempat mematuk tubuh Rizky dan tidak lama kemudian tubuh king cobra itu melemah. 

Tidak hanya itu, Tri juga menyebut pada Senin menjelang tengah malam, bagian jari Rizky Ahmad dikabarkan bergerak kecil.

Menurutnya, proses ritual diperkirakan akan berlangsung selama seminggu. Pihak keluarga belum berani memakamkan karena tubuh Rizky Ahmad masih terasa lemah dan hangat.

"Mohon doanya, mudah-mudahan bisa kembali seperti semula. Soalnya ada harapan akan hidup kembali. Kondisi badan hangat, badannya lemah cuma detak jantung belum kelihatan," ungkapnya.

Berita Terbaru