Dari Ribuan Izin Tambang Hanya 470 Clear and Clean

  • Oleh M. Muchlas Roziqin
  • 11 Juli 2018 - 08:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan mengatakan dari ribuan izin tambang saat ini baru ada sekitar 470 izin perusahaan tambang yang clear and clean (CnC).

Selebihnya, ada katanya, berizin tapi belum CnC dan ada kalanya perizinannya tidak memenuhi syarat kelengkapan.

“Ada yang memiliki izin tapi belum lengkap sehingga belum dikatakan CnC. Ada juga yang izinnya tidak lengkap dan bermasalah . Sebelumnya ada 1.007 izin tambang, lalu kami cabut 600 unit lebih,” terang Ermal, Rabu (11/7/2018).

Terkait jumlah izin usaha pertambangan (IUP), Ermal mengungkapkan sebenarnya tidak terlalu penting untuk berbicara jumlah. Sebaliknya, yang lebih penting adalah IUP itu benar-benar dikerjakan sehingga benar-benar produksi.

Dari ratusan tambang itu, ada yang teratur membayar royalti dan ada yang menunggak. Terkait pengawasan agar tidak kecolongan kapal pengangkut batubara keluar Kalteng tanpa bayar pajak dan royalti, dua pos sudah dioperasionalkan.

“Untuk pengawasan ada dua pos pantau yaitu pasar panas di Barito Timur dan Rangga Ilung di Barito Selatan, supaya tidak kecolongan kapal milir tanpa bayar pajak dan royaltinya. Kalau kecolonan, berarti ada kebocoran pendapatan daerah, itulah yang kita cegah,” tandas dia. (ROZIQIN/B-5)

Berita Terbaru