Narapidana Narkoba Ini Kendalikan Peredan Sabu dari Dalam Lapas Palangka Raya

  • Oleh Naco
  • 11 Juli 2018 - 15:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Iyan Haryanto alias Ahyan, seorang nara pidana (Napi), mengendalikan peredaran narkotika dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Palangka Raya. 

Itu terungkap saat sidang ia bersama kaki tangannya Amin mendengarkan keterangan saksi anggota Polda Kalteng Ari Wijaya dan Apriandi Firdaus, Rabu (11/6/2018) dihadapan majelis hakim, JPU Kejari Kotim, Lady Lanny Tarore dan Pintar Simbolon.

Menurut saksi, Ahyan kembali berurusan dengan hukum setelah Amin diamankan pada Kamis (25/1/2018) lalu di Jalan Ahmad Yani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur tepatnya di samping sebuah karaoke.

"Saat itu kami dapat informasi ada pengiriman sabu dari Pontianak. Namanya Amin, saat itu kita berhasil amankan Amin di lokasi kejadian," kata Apriandi.

Dari Amin diamankan sabu dengan berat sekitar 85 gram dan di kediamannya di Jalan Tidar gang Flamboyan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, diamankan sekitar 1 gram sabu.

Amin kepada petugas mengatakan sabu itu berasal dari Pontianak ia mengambilnya dengan Ahiung (DPO) atas suruhan Ahyan. Amin diminta untuk mengantar dengan pembeli di Jalan Ahmad Yani.

Tidak ingin sendiri Amin berkicau. Apa yang ia lakukan itu atas perintah napi narkoba Ahyan itu. Ia memerintahkan Amin melalui komunikasi via telepon.

"Maka Ahyan di dalam Lapas kok bisa pakai ponsel," tanya hakim.

Namun menurut aparat itulah kenyataannya. Warga Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga itu bisa gunakan ponsel di dalam Lapas.

"Saat dijemput dari Lapas dan periksa Ahyan mengaku," tukas saksi. (NACO/B-5)

Berita Terbaru