Seorang ABK Asal Semarang Meninggal Diduga Covid-19, Empat Pengantar Reaktif Rapid Test

  • Oleh Wahyu Krida
  • 29 Mei 2020 - 20:55 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang ABK asal Semarang Jawa Tengah yang kapalnya bersandar di muara Sungai Arut, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sejak tanggal 24 Mei 2020 diketahui meninggal diduga covid-19, Jumat, 29 Mei 2020.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun dr. Fachrudin menjelaskan ABK yang berusia 49 tahun itu meninggal saat di perjalanan, diantar empat rekannya untuk mendapatkan penanganan medis.

Fachrudin menjelaskan, berdasarkan penuturan empat rekan almarhum, awalnya korban diketahui menderita sakit saat di kapal.

"Saat dibawa  menggunakan speedboat, ia meninggal di perjalanan. Sesampainya di RSSI kemudian dibawa ke ruang jenazah RSSI. Sekitar pukul 17.30 WIB dilakukan pemakaman di Jalan Ahmad Yani Km 12 menggunakan protokol covid-19," jelas Fachruddin.

Kemudian, lanjut Fachruddin, empat rekan almarhum yang mengantar jenazahnya tersebut saat dilakukan rapid test diketahui reaktif.

"Saat ini empat orang tersebut berstatus PDP dan dirawat diruang karantina RSSI," jelas Fachruddin. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru