Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Konawe Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Mukhtarudin: Smelter Konawe Sebagai Sumbangsih Besar Bagi Negara

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 28 Desember 2021 - 19:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Belum lama ini Presiden Jokowi yang meresmikan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) bijih nikel menjadi feronikel di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menilai, hal tersebut merupakan langkah tepat dari pemerintah untuk memberikan Income yang besar untuk Indonesia.

Mukhtarudin menyampaikan, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi lebih dari 1,8 juta ton per tahun, sehingga sangat memberikan sumbangansih besar bagi negara.

"Kami di Komisi VII DPR tentu sangat mendukung mengapresiasi pemerintah dalam hal ini, sebab ini untuk percepatan hilirisasi mineral di tanah air," kata Mukhtarudin, kepada Borneonews, Selasa, 28 Desember 2021.

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini pun berharap adanya smelter ini mampu meningkatkan perekonomian, peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja. Jadi tidak hanya untuk masyarakat Sultra, namun juga seluruh masyarakat Indonesia.

"Jadi, saya kira BUMN tambang dalam hal ini juga harus gerak cepat, untuk optimalisasi hilirisasi mineral, jadi jangan mau kalah dengan swasta," tegas Mukhtarudin.

Presiden Joko Widodo dalam peresmian pabrik Smelter bijih nikel di Sulawesi Tenggara, Senin, 27 Desember 2021 kemarin, ia menyatakan bahwa Indonesia akan terus berupaya menghentikan ekspor bahan mentah, dengan menerapkan hilirisasi industri di dalam negeri.

Juga disampaikan, setelah penghentian ekspor bahan mentah nikel, Indonesia akan menghentikan ekspor bahan mentah bauksit. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru