Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Duka Senator Rakhman untuk Dokter Arifin

 
 
Dokter Arifin Anwar (alm) berjabat tangan dengan Muhammad Rakhman (kanan), saat mereka masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dalam suatu kegiatan mahasiswa Kobar di kediaman Arifin di Semarang. (Dok M Rakhman)

Dokter Arifin Anwar (alm) berjabat tangan dengan Muhammad Rakhman (kanan), saat mereka masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dalam suatu kegiatan mahasiswa Kobar di kediaman Arifin di Semarang. (Dok M Rakhman)

BorneoNews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Rakhman juga merasa kehilangan atas meninggalnya Arifin Kaspul Anwar, dokter PNS RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun .

Ternyata, almarhum yang meninggal dunia karena kecelakaan saat bersepeda di daerah tugasnya sebagai mahasiswa Residen Anestesi Fakultas Kedokteran UGM, di Bajawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah abang angkatan Rakhman saat kuliah di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Bukan sekadar kakak angkatan, dalam akun Facebook-nya, Rakhman mengungkapkan duka citanya, dan menyebut almarhum banyak menolongnya saat kuliah di Kota Lumpia itu, sejak tahun 2005. "Beliau yang mengantar ke Unissula san mendaftar kuliah. Diboncenginya pakai Motor Tiger 2000 merahnya, ditumpanginya wadah guring," tulisnya sebagai pengantar foto-foto kenangannya bersama Arifin saat di Semarang.

Menurut Rakhman, organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Kobar (IPMK) Semarang yang pernah dinakhodainya, eksis juga karena peran dari Arifin. "Dipinjaminya wadah san acara bebiakan IPMK Semarang. Beliau yang memberikan saran dan nasihat. Bosar jasa pian Bang, sampai ulun jadi macam ini. ALLAH SWT yang membalas kebaikan pian," ujar senator yang disebut-sebut bakal mencalonkan diri dalam Pilkada Kobar 2017 ini.

Menurut Rakhman, Dokter Arifin seorang yang cerdas dan santun dalam berbahasa, sehingga banyak dijadikan teladan oleh adik-adik kelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Arifin meninggal dunia di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Senin (23/5/2016) pagi. Ia dirawat di Sardjito sejak Sabtu (21/3/2016) siang, setelah mengalami kecelakaan di NTT pada Kamis (19/5/2016). Proses evakuasi Arifin setelah kecelakaan di kota pedalaman Pulau Flores itu sempat terhambat karena sulitnya transportasi. (B-10)


 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Kecelakaan Maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top