Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Huma Bentang Pondasi Dasar Membangun Kalteng

 
 
Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat menjadi Inspektur Upacara Empat peringatan hari besar tersebut yaitu Peringatan Hari Jadi Ke 59 Provinsi Kalimantan Tengah, Hari Kebangkitan Nasional Ke 108, Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah. (foto

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat menjadi Inspektur Upacara Empat peringatan hari besar tersebut yaitu Peringatan Hari Jadi Ke 59 Provinsi Kalimantan Tengah, Hari Kebangkitan Nasional Ke 108, Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah. (foto

BorneoNews

Terlihat hadir dalam acara tersebut, Forkopimda Kabupaten Kapuas masing-masing beserta isteri, Wakil Bupati Kapuas Ir Muhajirin MP, Ketua DPRD Kabupaten Kapuas beserta isteri, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Sekertaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala SKPD/Badan/BUMN/BUMD, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas dan Wakil Ketua TP PKK beserta jajaran, Camat se Kabupaten Kapuas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para undang dan para peserta upacara.

Bupati Kapuas dalam sambutannya saat itu membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri.

Sambutan mengenai Peringatan Hari Jadi Ke 59 Provinsi Kalimantan Tengah ia menyampaikan, Provinsi Kalteng dengan berdirinya 13 Kabupaten dan satu kota bertekad kuat untuk meningkatkan kualitas dan daya saing masyarakat Kalimantan Tengah dalam menghadapi era masyarakat ekonomi ASEAN.

Untuk itu, ia mengatakan, Filosofi Huma Betang bagi suku Dayak dan suku-suku lainnya dalam menjalani kehidupannya selalu bersikap toleran, hormat dan sopan sebagai sikap dasar untuk membangun Kalimantan Tengah yang rukun, damai dan sejahtera.

Mengenai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke 108 dengan “Mengukir makna kebangkitan nasional dengan mewujudkan Indonesia bekerja nyata, mandiri dan berkarakter” merupakan tantangan bagi semua pihak untuk lebih memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

“Dua dimensi sebagai fokus penting yakni kecepatan dan cakupan agar semakin memperkuat NKRI sebagai implementasi dari semangat trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Konsistensi kita dalam menjalankan kemandirian Insya Allah bangsa dan negara akan menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional,” ungkapnya.

Terkait Hari Pendidikan Nasional ia mengungkapkan, Presiden Jokowi telah menegaskan bahwa bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. Untuk itu, ia mengatakan pula, manusia terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi dan kompetensi.   (djimmy/*)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top