Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Pencurian

Butuh Uang, Ilham Curi Seragam Polisi untuk Peras Pengusaha Serkel

 
 
Ilham Pangestu saat diperiksa jaksa sambil diperlihatkan seragam polisi yang dicurinya.

Ilham Pangestu saat diperiksa jaksa sambil diperlihatkan seragam polisi yang dicurinya.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Ada-ada saja ulah Ilham Pangestu. Ia bersama rekannya mengambil baju anggota Polisi Airud Polda Kalteng, lalu baju itu ia gunakan untuk memeras seorang pengusaha serkel.

Menurut Ilham aksi pemerasan itu ia lakukan lantaran dirinya butuh uang. "Saya waktu itu mengaku sebagai anggota Polairud," kata pria yang tidak tamat SD tersebut kepada JPU Kejari Kotim, Lady Lanni Terore, saat pelimpahan berkas tahap II, Kamis (14/9/2017).

Dari keterangan Ilham, aksi pemerasan itu ia lakukan kepada Syahrani alias Itak pada Kamis (20/7/2017). Tersangka mengaku kepada korban pengusaha serkel itu sebagai anggota Polisi Airud berdinas di Sampit.

Ilham kala itu mengaku bernama Hari dan meminta uang. Korban yang curiga lantas bertanya dengan rekannya anggota Polairud hingga korban dan tersangka janjian bertemu di Jalan Iskandar belakang Masjid Jami, Kecamatan Ketapang.

Saat itulah Ilham diamanan petugas. Namun saat bertemu petugas, Ilham tetap menyebut dirinya sebagai anggota. Ketika diinterogasi mendalam ia akhirnya ketahuan sebagai polisi gadungan.

Atas perbuatannya itu, warga Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim ini dijerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 228 KUHP. (NACO/B-2)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top