Banyak Pengaduan Warga ke Ombudsman Terkait BPJS

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 28 Oktober 2019 - 17:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sistem jemput bola yang dilakukan oleh pihak Ombudsman RI perwakilan Kalteng di RSUD mendapat banyak pengaduan tentang BPJS dari kalangan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Keasistenan Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Kaltenga, Putri Viana Yunirahati, Senin 28 Oktober 2019.

"Ketika kami jemput bola di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, banyak masyarakat kita yang mempertanyakan tentang pelayanan pasien dengan menggunakan fasilitas BPJS. Selebihnya sejumlah persoalan lain," ujar Putri. 

Menurut Putri, kebingungan dan pemahaman masyarakat tentang BPJS pada dasarnya karena faktor keutuhan informasi yang diperoleh dari instansi terkait. 

"Sebenarnya kalau untuk pelayanannya sih tidak jadi masalah, tetapi kebanyakan warga masyarakat mendapat informasi yang tidak utuh atau hanya setengah-setengah tentang BPJS itu sendiri, makanya mereka komplain," jelasnya. 

Selain mempertanyakan tentang BPJS, masyarakat juga mempertanyakan tentang tugas dan fungsi dari ombudsman itu sendiri. 

"Mereka banyak tanya tentang ombudsman mas. Soalnya mereka juga agak bingung dan belum paham tentang ombudsman," jelasnya. 

"Memang kami mengakui kalau selama ini kami belum terlalu dikenal karena minimnya sosialisasi serta keterbatasan personil," ujar Putri. 

Putri mengharapkan semoga dengan adanya program-program kedepan, kami Ombudsman akan lebih dekat dengan masyarakat terkait dengan aduan pelayanan publik yang mereka persoalkan dan rasakan. (ARNOL/B-2) 

Berita Terbaru