DPRD Kobar Minta BPJS Kesehatan Sosialisasi Pengurangan Kuota Peserta BPJS

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 06 Maret 2020 - 19:05 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terkait dengan adanya pengurangan kuota peserta BPJS Kesehatan oleh Pemkab Kobar, maka anggota DPRD Kobar meminta agar hal tersebut bisa disosialisasikan ke masyarakat.

Ketua Fraksi PAN Anggota DPRD Kobar Tuslam Amirudin mengatakan, belakangan ini banyak masyarakat yang mengeluh kartu BPJS tidak bisa digunakan baik di tingkat Puskesmas bahkan sampai ke RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun.

"Adanya pengurangan kouta peserta dari Pemkab Kobar yang belum tersampaikan dengan baik, membuat bingung masyarakat. Karena itu BPJS Kesehatan harus gencar mensosialisasikannya kepada masyarakat agar mereka tahu,” ujar Tuslam, belum lama ini.

Diinformasikan karena adanya kenaikan iuran, sehingga Pemkab kobar mengambil kebijakan mengurangi kuota peserta BPJS Kesehatan dari 25 ribu peserta tahun 2019 menjadi  k20 ribu peserta di tahun 2020. Peserta tersebut merupakan tanggungan Pemkab Kobar  yang dibayar melalui dana APBD Pemkab Kobar.

Lanjutnya, Tuslam menyampaikan, jika tak disosialisaikan kebijakan pengurangan kuota segera, masyarakat tidak bisa antisipasi untuk mendaftar BPJS secara mandiri.


Bahkan, pengurangan ini sepertinya tidak jelas, sehingga banyak ditemukan masyarakat yang mestinya relatif kurang mampu justru terkena dampak pengurangan, sebaliknya yang mampu justru masih tercover dalam peserta BPJS.

"Kami minta pendataaan kepesertaan BPJS ini benar benar sesuai kondisi ril di lapangan, harus didata ulang, maka perlu kerjasana semua pihak, dari tingkat desa dan kecamatan," pungkasnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru