Rabu, 20 September 2017
 

 
 

Illegal Mining

Direktur CV Soteria Pambelum Raya Segera Disidang

 
 
Rendra Paranandeng (baju hitam), tersangka kasus illegal mining

Rendra Paranandeng (baju hitam), tersangka kasus illegal mining

Borneonews / Naco


BORNEONEWS, Sampit - Rendra Paranandeng (32) warga Jalan Nanas 4, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur dalam waktu dekat akan segera disidangkan. Kamis (14/9/2017) penyidik Polres Kotim melimpahkan berkas perkara tahap II direktur CV Soteria Pambelum Raya tersebut ke JPU Kejari Kotim, Dewi Khartika.

Dalam pelimpahan itu, pria berlatar belakang sarjana kehutanan tersebut mengaku menambang tanah uruk di Jalan Jenderal Sudirman Km 9, Kelurahan Pasir Putih tanpa dilengkapi izin yang sah dari pihak berwenang.

Atas perbuatannya itu, Rendra diamankan pada Kamis (6/4/2017) saat menggunakan satu unit excavator merek Komatsu untuk menjalankan tambang pasir ilegal tersebut (illegal mining).

Menurut Rendra, ia bekerja di lahan itu dengan cara bekerjasama dengan pemilik tanah. Rata-rata satu pekan ia membayar hasil pengerjaan tanah urug sekitar Rp3 juta. "Saya bekerja di lahan itu sesuai SPK saja," ujarnya menjelaskan dengan jaksa didampingi kuasa hukumnya.

Atas perbuatannya ini, pria yang penahanannya sempat ditangguhkan di ranah penyidikan Polres Kotim ini dijerat dengan Pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. (NACO/B-2)

BERITA POPULER

Pembunuhan

Pembunuhan

Pembunuhan

Sea Games 2017

Penerimaan Siswa Baru

Pelanggaran Disiplin

Narkoba

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top