Ngelem Dekat Masjid, Empat Anak Perempuan dan Seorang Laki-laki Diamankan Polisi

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 06 Januari 2019 - 16:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sungguh sangat memprihatinkan. Lima anak di bawah umur harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran kedapatan mengisap lem fox di dekat Masjid Jami. Tepatnya di atas jembatan Jalan Iskandar, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Ironisnya lagi, empat dari lima anak itu berjenis kelamin perempuan dan masih sekolah. Sedangkan seorang lagi adalah anak laki-laki yang putus sekolah.

"Ada lima orang yang diamankan. Empat perempuan dan seorang anak laki-laki. Mereka semua masih di bawah umur," ujar Lurah Mentawa Baru Hilir Maya Anisa, saat mendampingi kelima anak tersebut di Polsek Ketapang, Minggu (6/1/2018).

Menindaklanjuti kejadian itu, Maya Anisa bersama ketua RT setempat langsung memberikan arahan dan pembinaan kepada lima anak tersebut. Juga mencari tahu alamat orang tua mereka. Agar nantinya bisa diketahui wali mereka.

Namun, upaya kepolisian dan pihak kelurahan untuk menemui wali dari anak-anak tersebut tidaklah mudah. Sebagian dari mereka mengaku sudah tidak diurus orang tua.

"Kami sempat kesulitan saat mencari tahu keluarga mereka. Karena ada yang mengaku sudah tidak diurus oleh orangtuanya," kata Maya.

Namun, petugas akirnya mengetahui keberadaan orang tua dari anak-anak tersebut. Dan berencana untuk mengantar langsung ke rumah mereka agar bisa dibina lebih baik lagi.

"Awalnya kami hubungi Dinas Sosial, namun mereka belum memiliki tempat penampungan. Jadi karena masih di bawah umur, setelah kami bina langsung kami serahkan kepada orang tua mereka," ungkap Maya.

Kelima anak yang ditangkap, serorang di antaranya merupakan warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Sedangkan sisanya warga Kecamatan Baamang. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru