Kepala Lapas Sampit Benarkan Ada Napi Gunakan Ponsel

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 November 2019 - 14:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Sampit Agus Dwirijanto mengakui memang masih ada napi yang menggunakan Ponsel secara sembunyi-sembunyi.

"Saya akui bahwa di Lapas Klas II B Sampit ini tidak bersih dari narapidana yang membawa telepon genggam," ujar Agus, kepada wartawan saat diwawancarai, Rabu, 13 November 2019. 

Dirinya mengakui bahwa sudah sering melakukan razia ke kamar-kamar para napi. Baik itu blok perempuan maupun laki-laki dalam sepekan sekali. Bahkan saat ada laporan ataupun kedepatan petugas ketika melakukan patroli akan langsung diamankan. Namun tetap saja mereka tidak jera, dan masih ada yang diam-diam membawa telepon genggam tersebut. 

"Kalau razia terus kami lakukan satu kali sepekan. Bahkan saat petugas patroli dan melihat ada yang bawa hendphone juga langsung kami amankan," kata Agus. 

Barang bukti hendphone ataupun barang yang dilarang lainnya yang mereka temukan akan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Dan hal itu dilakukan berulang-ulang saat menemukan barang dilarang di blok para narapidana. 

"Tentu langsung kami musnahkan dan kami laporkan ke pusat. Dan itu terus kami lakukan agar tidak ada lagi napi yang secara sembunyi-sembunyi membawa barang dilarang," terang Agus. 

Dirinya belum mengetahui dan belum mendapati darimana dan siapa yang mengantari hendphone terhadap para napi tersebut. Karena saat dimintai keterangan, semua napi yang pernah tertangkap membawa barang dilarang, mereka bungkam. Sehingga hal itu menyulitkan mereka untuk menelusuri cara mereka untuk mendapatkan hendphone tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru