Pernikahan Dini di Kotawaringin Timur Cukup Tinggi 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 November 2019 - 16:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pernikahan dini di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini cukup tinggi. Hal itupun menjadi perhatian bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan melakukan sosialisasi terkait pernikahan dini. 

"Pernikahan dini di Kotim ini terbilang cukup tinggi. Oleh sebab itulah kami memilih melakukan sosialisasi terkait hal tersebut di daerah ini," ujar Wakil Ketua I DWP Kalteng Trisna Widianti Mofit Saptono, Senin, 18 November 2019. 

Pihaknya saat ini terus berupaya untuk menekan pernikahan dini di tengah masyarakat yang sering terjadi selama ini. Karena dampak dari hal tersebut cukup besar, mulai dari melahirkan anak stunting, potensi kematian ibu saat melahirkan, gizi buruk, dan juga tingkat ekonomi rendah, serta perceraian. 

"Resiko-resiko itulah yang dikhawatirkan terjadi sehingga mereka terus berupaya untuk menekannya," kata Trisna. 

Pernikahan dini ini terjadi dari berbagai aspek. Ada yang karena pergaulan bebas hingga membuat sang wanita hamil, dan ada juga faktor lainnya. Sehingga hal itulah yang menjadi perhatian mereka. 

Sosialisasi tersebut ditujukan kepada para organisasi wanita yang ada di Kotim. Dengan harapan nantinya mereka bisa menyosialiasakan lagi kepada masyarakat agar nantinya mereka memperhatikan dan menjaga anak-anaknya. Sehingga tidak melakukan pernikahan dini. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)

Berita Terbaru