Daya Magis Rodgers Memudar, Leicester Terjungkal di Markas Burnley

  • Oleh ANTARA
  • 20 Januari 2020 - 06:30 WIB

Jakarta (ANTARA) - Daya magis Brendan Rodgers yang sempat dirasakan oleh Leicester City tampaknya mulai memudar sebab The Foxes baru saja terjungkal menelan kekalahan 1-2 dari Burnley di Stadion Turf Moor, Minggu.

Bukan saja Leicester gagal memanfaatkan dominasi 55 persen penguasaan bola dan delapan tembakan tepat sasaran untuk jadi modal kemenangan, penyerang tersubur mereka Jamie Vardy juga gagal mengkonversi tendangan penalti ketika sangat dibutuhkan.

Harvey Barnes membawa Leicester unggul, tetapi mereka gagal menjaga keunggulan dan tuan rumah mencetak dua gol melalui Chris Wood serta Ashley Westwood demi berbalik memenangi pertandingan, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Hasil itu memaksa Leicester menelan dua kekalahan beruntun, setelah pekan lalu dikalahkan oleh Southampton. Kekalahan beruntun itu kali kedua dirasakan oleh Leicester setelah sebelumnya mereka menelan hasil negatif kontra Manchester City dan Liverpool dua pertandingan langsung.

Akibatnya Leicester membuang peluang untuk mendekati Man City. Leicester tertahan di urutan ketiga dengan raihan 45 poin, tertinggal tiga poin dari Man City (48), serta boleh jadi harus melupakan status mereka dalam persaingan gelar juara sebab mereka tertinggal 16 poin dari Liverpool di puncak.

Sedangkan bagi Burnley (27) kemenangan itu membuat mereka melompat naik ke peringkat ke-14 klasemen.

Leicester langsung menggebrak sejak serangan pertama usai sepak mula, tetapi tembakan Barnes masih mengarah tepat ke pelukan kiper Nick Pope.

Sebaliknya, Burnley juga menciptakan peluang pada menit ke-32 melalui tembakan jarak jauh Jay Rodriguez yang sayangnya masih mudah diantisipasi kiper Kasper Schmeichel.

Semenit kemudian justru Leicester membuka keunggulan lewat gol Barnes. Berawal dari kepiawaian Dennis Praet menjegal Jack Cork, bola liar dikendalikan oleh Barnes yang kemudian menyisir sisi kanan dan menusuk sebelum melepaskan tembakan keras menaklukkan Pope.

Akan tetapi keunggulan itu dihapuskan oleh Wood pada menit ke-56 dengan menyambar bola liar di dalam kotak penalti upaya Schmeichel menghentikan umpan silang Dwight McNeil.

Leicester berusaha merestorasi keunggulan, tetapi tembakan penyelesaian Barnes atas umpan Ayoze Perez masih terlalu lemah untuk bisa membahayakan gawang tuan rumah.

Berita Terbaru