Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wakatobi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kebakaran Temanggung Tilung Karena Bensin

  • 21 Maret 2016 - 23:16 WIB

PENYEBAB kebakaran delapan rumah dan toko (Ruko) di Jalan Temanggung Tilung Palangka Raya, Minggu (20/3/2016) malam, masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah TKP dan mengambil beberapa sampel sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi dilapangan, warga menduga jika kebakaran dipicu dari tersulutnya bahan bakar minyak jenis bensin. Persisnya, muncul dari ruko nomor 06, yang disewa oleh Muhammad Arsyad dan istrinya, Usnah untuk dijadikan sebagai tempat usaha jualan sayur dan bensin eceran.

Haspianor, penyewa ruko nomor 7, mengatakan, pada saat kejadian, penjual barang elektronik dan rental sepeda ini sedang melayani pembeli. Tiba-tiba dia mendengar teriakan api dari arah seberang jalan.

Spontan kaget ketika melihat api muncul dari ruko sebelahnya. Dia lantas panik dan memberitahukan ke istri. Dia juga mencoba menyelamatkan barang jualannya namun hany sempat sekali saja.

'Api muncul dari ruko sebelah. Kira-kira satu menit langsung besar. Tidak sempat lagi menyelamatkan banyak barang,' kata Haspianor, Senin (21/3/2016).

Dia termasuk warga setempat mencoba memadamkan api dan menyirami menggunakan air. Namun justru api bertambah besar.

'Karena bensin. Disini juga tidak ada pasir. Waktu terbakar, terlihat anaknya (penghuni No 6 bernama Supianor) mencoba memadamkan. Dugaan sih bisa dari bensin,' ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Haspianor mengaku menderita kerugian ratusan juta rupiah. Ini karena hampir semua peralatan elektronik yang ia jual hangus terbakar. Selain itu juga ada enam sepeda dari total 27 sepeda yang ludes.

Kerugian besar juga dialami pengusaha salon, Arsih (46). Dia mengaku semua peralatan salon, rumah tangga dan dekorasi habis terbakar. Juga ada uang tunai sekitar Rp 5 jutaan. 'Banyak. Bisa sampai ratusan juta,' ucap penghuni ruko nomor 8 ini.

Sementara itu, anak bungsu pasangan Muhammad Arsyad dan Usnah, Adi Saputra membantah jika pemicunya gara-gara bensin.

'Bensin sudah tidak ada. Mungkin korsleting listrik,' ucapnya.

Menurut dia, pada saat kejadian, dia sedang asyik bermain internet di depan ruko itu. Menderiakan teriakan kebakaran, dia langsung berlari keluar. 'Ini untuk kedua kalinya. Dulu pas waktu tinggal di Flamboyan Bawah kira-kira tahun 1998 juga kebakaran,' tuturnya. 

(BY/B-10)

Berita Terbaru