Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hulu Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sistem Permunian PDAM tak Hilangkan Logam Berat

  • Oleh Roni Sahala
  • 12 Juni 2016 - 14:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sistem pemurnian air Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) tak menghilangkan logam berat. Tercemarnya anak Sungai Barito dikuatirkan ancam masyarakat.

Peneliti air Walhi Kalteng, Lutfi Bakhtiar memaparkan, sistem pemurnian air di PDAM sifatnya menurunkan zat asam. Kaporit yang digunakan tak berpengaruh pada senyawa logam berat seperti Iron (Fe), yang jika dikosumsi berdampak pada kesehatan.

"Proses di PDAM hanya menurunkan kadar asam dan memurnikan air. Proses untuk menghilangkan logam berat pada air lebih komplit lagi dan biayanya akan lebih mahal," kata Luthfi, di Palangka Raya, Sabtu (11/6/2016).

Koordinator Hukum dan Advokasi Walhi Kalteng, Aryo Nugoroho, mengatakan, fakta ini menjadi peringatan. Pasalnya, hasil uji lab yang dilakukan pihaknya menunjukan, sejumlah anak Sungai Barito mengandung logam berat jauh di atas ambang batas.

"Negara dalam hal ini pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk melindungi warganya," tukas Aryo di Walhi Kalteng.

Sejumlah kota di Kalteng menjadikan Sungai Barito sebagai sumber air yang kemudian diproses untuk dialiri ke pelanggan. Dikuatirkan, kandungan logam berat yang terkandung akan berdampak pada kesehatan masyarakat. (RONI SAHALA/m)

Berita Terbaru