Pejabat dan Orang Kaya di Kelurahan Menteng Ogah Dicoklit

  • Oleh Rokim
  • 13 Februari 2018 - 12:28 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rupanya status pejabat atau menyandang orang 'kaya' bukan jaminan jika mereka bakal ikut mensukseskan gelaran Pilkada atau pemilu.

Bahkan dari sekian pejabat atau orang 'kaya' itu justru tidak mendukung proses tahapan yang dilakukan Komiisi Pemilihan Umum (KPU) Palangka Raya.

Bukti itu bisa diperoleh saat Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) ke rumah warga.

PPDP kesulitan untuk mendata warga untuk dicoklit, karena ada beberapa pejabat dan orang 'kaya' belum mau didata, padahal yang bersangkutan itu sudah beberapa kali didatangi, namun tetap menolak dicoklit.

Karena ogah didata, maka untuk sementara PPDP melewati dulu para pejabat dan orang 'kaya' itu untuk tidak dicoklit.

"Solusi yang saya berikan untuk sementara melewatkan dulu orang-orang itu sampai menjelang hari terakhir sembari menyurati penghuni rumah dengan koordinasi ketua RT," tulis Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jekan Raya, Nanang Fahrurrazi kepada Borneonews.co.id melalui pesan WathsApp, Selasa (13/2/2018).

Nanang menegaskan jika pada hari terakhir nanti para pejabat dan orang kaya tersebut tetap ogah dicoklit, maka PPDP diminta membuat catatan bahwa orang tersebut tidak mau didata. (ROKIM/B-6)

Berita Terbaru