Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 10 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Meriahnya Lomba Jukung Hias di FBIM Kalteng

 
 
Lomba jukung hias salah satu kegiatan paling menyedok massa penonton, dalam Festival Budaya Isen Mulang 2016, di Palangka Raya, Sabtu (21/5/2016). BORNEO/MUCHLAS ROZIKIN

Lomba jukung hias salah satu kegiatan paling menyedok massa penonton, dalam Festival Budaya Isen Mulang 2016, di Palangka Raya, Sabtu (21/5/2016). BORNEO/MUCHLAS ROZIKIN

BorneoNews

BORNEONEWS, Palangka Raya - Festival budaya isen mulang (FBIM) menjadi rangkaian perayaan HUT ke 59 Kalimantan Tengah (Kalteng). Dalam gelaran FBIM yang dihelat setiap tahun di bulan Mei untuk memperingati HUT Kalteng itu, setidaknya ada tiga kegiatan yang paling menyedot massa untuk menontonnya. Yaitu Karnaval Budaya, Kalteng Expo, dan lomba jukung hias.

Lomba jukung (perahu) hias satu satu cabang lomba dalam kegiatan FBIM yang diadakan oleh pemerintah provinsi Kalteng. Pada perayaan HUT 59 di 2016 ini, lomba jukung hias dilangsungkan Jumat (20/5/2016) siang, mengambil rute di sepanjang Sungai Kahayan yang membelah kota Palangka Raya. Lomba dimulai dari Pelabuhan Rambang, kemudian kontingen dari masing-masing kabupaten berlayar hingga melintasi bawah Jembatan Kahayan lalu berputar kembali lagi ke titik semula.

Keunikan perahu hias bukan cuma pada hiasan perahu yang kental dengan nuansa budaya Dayak, tapi juga para penari lengkap dengan kostumnya yang menawan menari melenggang-lenggokan badan seiring musik yang mengalun dari setiap perahu. Masyarakat tumpah ruah di sisi sungai, dari dermaga rambang, dermaga bawah tugu Soekarno, bahkan banyak yang mengamati dari atas jembatan, termasuk beberapa fotografer yang berdesakan mengabdikan dari atas jembatan kebanggaan Kota Cantik itu.

Festival jukung hias ini tak ubahnya Karnaval Budaya yang digelar di kawasan Bundaran Besar, Rabu (18/5/2016), sekaligus sebagai pembuka seluruh rangkaian FBIM merayakan HUT Kalteng. Sama-sama menampilkan budaya, pakaian dan tarian adat, yang dikemas di atas kendaraan. Bedanya, Karnaval Budaya digelar di jalan raya sedangkan Jukung hias di atas air.

Penampilan ini tentu menarik minat masyarakat sehingga meskipun panas terik menimpa Palangka Raya, tak menyurutkan niat masyarakat menyaksikan gelaran setahun sekali ini. Pada perayaan HUT 59 6 ini, ada 20 mata lomba tradisional yang dipertandingkan termasuk pertandingan Olahraga. (RZ/N).


 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top