Wonderful Indonesia
 
Senin, 05 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Prestasi Kabupaten Sukamara Di FBIM Menurun

 
 
Penjabat Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo (kiri) menyerahkan Piala Bergilir kepada Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph sebagai Juara Umum Gelaran Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2016, Senin (23/5/2016) malam. Tahun ini prestasi Kabupaten Sukamara dalam F

Penjabat Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo (kiri) menyerahkan Piala Bergilir kepada Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph sebagai Juara Umum Gelaran Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2016, Senin (23/5/2016) malam. Tahun ini prestasi Kabupaten Sukamara dalam F

BorneoNews

BORNEONEWS, Sukamara - Prestasi kontingen Kabupaten Sukamara pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2016, di Palangka Raya, menurun. Dari semua cabang yang diikuti, mereka tidak mampu meraih medali emas, meski perolehan gelar juara cukup banyak diraih.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika Kebudayaan dan Pariwisata (Hubkominfobudpar) Sukamara, Pandedi mengatakan, tahun ini Kontingen Sukamara memang tidak bisa membawa pulang mendali emas sehingga prestasi yang diraih bisa dikatakan menurun.

“Karena tidak mampu meraih emas, prestasi kita memang dikatakan menurun. Pada 2015 Kabupaten Sukamara masih mampu meraih satu medali emas dari cabang balogo,” kata Pandedi, Kamis (26/5/2016).

Meskipun begitu, lanjutnya untuk tahun ini masih banyak juara yang diperoleh, seperti untuk pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata FBIM 2016 ini peserta asal Kabupaten Sukamara masuk katagori, dan beberapa lomba lainnya juga meraih peringkat juara. “Untuk pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata perwakilan Sukamara terpilih sebagai Turism Kalteng dan Bawinyai favorit Kalteng.”

Dengan prestasi yang diraih tahun ini, pihak Dinas Hubkominfobudpar Sukamara akan melakukan perbaikan dan pembenahan dengan belajar dari daerah lain yang memiliki prestasi lebih baik seperti untuk segi pendanaan, persiapan dan pembinaan atlet-atlet yang akan diikutkan dalam kegiatan tersebut.

“Salah satunya, dengan melakukan bapak asuh dari dinas atau instansi merintah, misalkan untuk pembinaan dari cabang sepak bola api diberikan dari dinas mana yang akan menjadi bapak asuh, dan ini sudah diterapkan di daerah lain dan terbukti berjalan baik dan sukses,” ucap Pandedi. (NORHASANAH/N).

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Pasangan Nurani

Prostitusi

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top