Bupati Katingan Sakariyas: Tidak Ada Komunikasi Yantenglie dengan Saya

  • Oleh Agus Priyono
  • 14 Mei 2019 - 18:06 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam persidangan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Selasa, 14 Mei 2019, Bupati Katingan Sakariyas mengaku kecewa dan sakit hati saat dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati ketika Ahmad Yantenglie masih menjabat bupati.

Kekecewaan itu bermula saat penasehat hukum terdakwa mempertanyakan apakah dirinya semasa menjabat Wakil Bupati Katingan tidak pernah melaksanakan tugasnya, sehingga tidak mengetahui jika ada masalah keuangan yang dihadapi Pemarintah Kabupaten Katingan.

Menanggapi hal tersebut dia mengatakan jika antara dirinya dengan Yantenglie saat itu tidak pernah terjalin komunikasi yang baik. Meski hal tersebut dilakukan melalui telepon seluler.

"Saya sakit hati, saya sempat ingin mundur dari jabatan saya sebagai wakil. Karena saya ada di situ, tapi seperti tidak dianggap. Saya tidak menuntut apa-apa, hanya komunikasi saja," ujar Sakariyas.

Dia menegaskan jika dirinya pernah melakukan tugasnya sebagai wakil bupati, namun bukan instruksi langsung dari bupati, melainkan protokoler dari setda dan lainnya.

"Kalau melaksanakan tugas dari bupati langsung saat itu hampir tidak pernah," tegasnya. Sidang perkara korupsi Yantenglie hingga saat ini masih berlanjut di Pengadilan Tipikor Palangka Raya, dan masih ada 4 saksi yang akan diperiksa di persidangan. (AGUS PRIYONO/B-6)

Berita Terbaru