Sawit Sumbermas Bidik Pertumbuhan Produksi 10% - 15%

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 16 Mei 2019 - 11:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) berharap prospek bisnis industri kepala sawit tetap cerah, meskipun situasi bisnis masih akan banyak tantangan.

“Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini mencapai 5,38%, kami berharap ada keberpihakan dari sisi regulator terhadap perkembangan industri sait nasional,” kata Direktur Utama SSMS, Vallauthan Subraminam, dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.

Ia menambahkan, perseroan menargetkan adanya penanaman lahan baru antara 4.000-4.500 hektar per tahun serta peningkatan target produksi sekitar 10-15% per tahun. 

Hingga akhir 2018, perseoran telah mengelola lahan tertanam seluas 82.949 hektar, yang seluas 11.619 hektar dikelola melalui petani plasma. 

Pada tahun tersebut, produksi tandan buah segar (TBS) perseroan mencapai 1,616 juta ton, produksi sawit CPO terealisasi sekitar 444.295 ton atau naik 29,51% dari 343.059 ton, serta produksi kernel 85.048 ton.

Selain itu, perseroan berencana menambah pabrik kelapa sawit dan pabrik biogas sebagai langkah memperkuat pilar-pilar usaha di luar usaha inti perusahaan. 

Pada 2018, perseroan telah mengoperasikan pabrik biogas yang menjadi langkah awal bagi penyediaan solusi kelistrikan ramah lingkungan untuk masyarakat sekitar dan kegiatan operasional perusahaan. 

“Pendirian pabrik biogas bertenaga 1,5 megawatt ini sekaligus membuktikan langkah konkret perusahaan dalam penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan industri sawit,” ujarnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru