Bupati Katingan Optimistis Kalteng Dipilih Jadi Ibu Kota Pemerintahan RI

  • Oleh Abdul Gofur
  • 25 Juni 2019 - 21:30 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas optimistis Provinsi Kalimantan Tengah atau Kalteng akan dipilih menjadi lokasi pemindahan ibu kota pemerintahan RI.

"Mohon maaf saya terlambat hadir pada pelantikan Pj kepala desa ini, sebab tadi masih berada di Palangka Raya bersama Pak Gubernur dan Bupati Gunung Mas serta Wakil Walikota Palangka Raya membahas rencana pemindahan ibukota pemerintahan RI ke Kalteng," ujar Bupati Katingan Sakariyas di sela menyampaikan sambutan pada pelantikan 4 penjabat kepala desa di aula Bappelitbang, Selasa, 25 Juni 2019 sore.

Rasa optimisme orang nomor satu di Bumi Penyang Hinje Simpei ini bahkan dituangkan dalam persentase.

"Prediksi saya 70 sampai 80 persen ibu kota pemerintahan RI akan pindah ke Kalteng," katanya.

Menurutnya, ia bersama Bupati Gunung Mas dan Wakil Walikota Palangka Raya hari ini dipanggil Gubernur Sugianto Sabran di Palangka Raya. Dalam pertemuan itu mereka membahas rencana pemindahan ibu kota pemerintahan RI ke Kalteng.

Wilayah Palangka Raya, Gunung Mas dan Kabupaten Katingan sejauh ini telah disiapkan sebagai lokasi pemindahan calon ibu kota pemerintahan RI itu.  

Oleh karena itu, tutur Bupati, ia berpesdan kepada masyarakat Katingan saat ini tidak menjual lahannya atau tanah pekarangannya.

"Mumpung ada kepala desa hadir di sini, supaya masyarakat Katingan jangan ada yang menjual lahannya, bisa dijual nunggu kalau harganya Rp 2, 5 juta per meter," katanya. 

Dari pertemuan dengan Gubernur dan Bupati Gumas serta Wakil Walikota Palangka Raya, kata Bupati, apabila nanti Kalteng benar-benar ditunjuk menjadi lokasi rencana pemindahan ibu kota pemerintahan dimungkinkan ibu kota berada di wilayah Gunung Mas. 

"Kantornya di Gumas. Dan di Katingan kemungkinan bandar udara, dan pelabuhan laut serta  permukimannya," imbuh Bupati. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru