Jabatan Kepala SMPN 8 Palangka Raya Masih Kosong

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 04 Juli 2019 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Inspektorat Kota Palangka Raya menegaskan sampai saat ini posisi Kepala SMPN 8 Palangka Raya masih belum ada yang mengisi.

Kekosongan ini terjadi pasca pencopotan posisi Kepala SMPN 8 berinisial SA seusai terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada awal Juli 2019.

"Sekarang posisi kepala sekolah masih kosong. Ini tinggal dinas pendidikan saja nanti mengatur siapa yang akan menggantikannya," ucap Inspektur Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan, Kamis, 4 Juli 2019.

Dia yakin dinas pendidikan akan melakukan seleksi kepala sekolah akan segera dilakukan dan dengan lebih ketat agar tindak kecurangan pemerasan dan suap tidak terulang kembali.

Alman juga optimis penunjukan kepala sekolah dapat dilaksanakan dengan segera agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan dapat berjalan optimal. Apalagi sebentar lagi peserta didik akan mulai masuk sekolah.

"Paling tidak akan dilakukan penunjukan pelaksana tugas kepala sekolah, karena wakil kepala sekolah juga ada lumayan banyak. Sekitar empat wakil kepala sekolah," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru