Ribuan Ikan Mengapung di Aliran Sungai Sampit Diduga Akibat Limbah

  • Oleh Naco
  • 06 Juli 2019 - 14:48 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ribuan ekor ikan mengapung di aliran Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur di Desa Pondok Damar dam Natai Baru.

"Sudah 4 hari ini ikan muncul ke permukaan, ikan muncul itu hidup saja. Jadi banyak warga yang menangkapnya," kata Kepala Desa Pondok Damar, Dimas, Sabtu, 6 Juli 2019.

Dimas mengaku tidak tahu persis apa yang membuat ikan mengapung. Namun dari penuturan warganya, air di sungai itu mengeluarkan bau yang diduga limbah sawit.

"Kalau di Pondok Damar hari ini tadi sudah tidak banyak ikan yang muncul, ada kemarin ikannya kecil saja, yang besar di daerah Sungai Bakung, wilayah Natai Baru," terangnya.

Dimas menjelaskan, ikan yang muncul itu mengikuti aliran air sungai yang bau limbah tersebut. Jika benar itu akibat limbah mereka menduga akibat limbah PKS perkebunan sekitar yang kerap kali jebol.

"Kalau warga menangkapi ikan untuk dikonsumsi saja. Tidak apa-apa dimakan," ungkapnya.

Sungai Sampit itu, kata dia, ada di belakang desa mereka. Anak sungai itu posisinya bersampingan dengan kolam limbah perusahaan. (NACO/B-2)

Berita Terbaru