Bupati Sukamara Soroti Permasalahan Anak Putus Sekolah

  • Oleh Norhasanah
  • 07 Juli 2019 - 14:46 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Windu Subagio menyoroti permasalahan anak putus sekolah. Saat ini, Sukamara menjadi salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah dengan angka anak putus sekolah tertinggi.

"Untuk pendidikan, anak putus sekolah di tempat kita ini menjadi yang paling tinggi bila dibanding dengan kabupaten lainnya se-Kalimantan Tengah," ujar Windu Subagio, Minggu, 7 Juli 2019.

Hal itu tidak boleh dibiarkan. Harus ada upaya pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menurunkan angka tersebut.

"Ini harus diatasi, jangan sampai angka anak putus sekolah didaerah kita ini terus bertambah, ini harus berkurang," tukasnya.

Menurut Windu, salah satu upaya menurungkan angka anak putis sekolah adalah dengan meningkatkan kualitas dunia, serta memberikan akses yang mudah bagi orang tua untuk memasukkan anaknya ke sekolah.

"Meningkatkan kualitas itu salah satunya dengan memberikan akses pendidikan yang semakin terbuka bagi warga Sukamara termasuk yang tidak bersekolah atau putus sekolah," ujar Windu.

Bupati mengatakan, pemerintah optimistidsbisa mewujudkan kaulitas pendidikan. Sehingga seluruh anak di Bumi Gawi Barinjam dapat mengeyam pendidikan sesuai harapan. 

"Pemerintah sangat menyadari bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dipresentasikan guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan zaman. Sehingga peningkatan mutu pendidikan sangatlah penting," ujarnya. (NORHASANAH/B-3)

Berita Terbaru