Total Kerugian Akibat Kebakaran Bangunan di Palangka Raya Capai Rp 4,2 Miliar

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 21 Juli 2019 - 09:46 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya memperkirakan dari total 21 kebakaran bangunan yang terjadi selama tujuh bulan terakhir mengakibatkan kerugian hingga Rp 4,2 miliar.

Dimulai dari 6 kejadian pada Januari dengan nilai kerugian Rp 740 juta. Kemudian Februari ada 5 kejadian dengan kerugian Rp 1,5 miliar.

“Pada Maret ada 3 kejadian dengan kerugian Rp2,5 miliar. Lalu April ada 2 kejadian dengan kerugian Rp 100 juta,” kata Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Palangka Raya, Walter, Minggu, 21 Juli 2019.

Selanjutnya, pada Mei ada 1 kejadian dengan kerugian Rp 160 juta, Juni juga 1 kejadian dengan kerugian Rp 75 juta, dan Juli ada 3 kejadian dengan kerugian Rp 390 Juta.

“Jika ditotal jumlah kerugian dari kejadian musibah kebakaran pada kawasan permukiman di lima kecamatan ini, setidaknya mencapai Rp 4,2 milar,” sebut Walter.

Penyebab kebakaran bangunan atau rumah penduduk sebagian besar disebabkan arus pendek listrik. Hanya sebagian kecil saja diakibatkan kelalaian.

“Kebanyakan korsleting atau arus pendek listrik. Bisa jadi banyak kabel listrik di rumah warga sudah tua dan rawan korsleting,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-3)

Berita Terbaru